Sabtu, 08 Agustus 2009

musim disoempu


Mandangar carito kini di soempu musim manyabik semoga alam yang nyato mambori padi nan balimpah dinagori kito dan air hujan tentunya untuak musim seterusnyo batanam dan masyarakatnya yang agamis tak kan lakang dek paneh dan luntur dek hujan salamaik manyabik ambo sampaikan bagi mamak ,anye ,uwo ,onga udo ,etek2 dan pak etek dan masyarakat soempu khususnya...kok ado nan balobiah kirin tek kabatam ko haaa
bravo soempurkudus

foto foto my soon






habibburahman dilahirkan dibatam tanggal 5 desember 2009
semoga menjadi anak yang saleh dan berguna bagi nusa bangsa amiennnn

AGENDA PE WARIS BATAM


Aslamualaikum wbr

Warga nagari soempu dibatam bisuak tanggal 16 agus akan mengadakan
BALIMAU BASAMO bagi sanak nandak tau supayo hadir di tanjung piayu lauik basamo kito kasitu sambil makan basamo dan adonyo lluky draw yang disediakan panitia....dan tambah mempererat persaudaraan kito dirantau urang ko anggaplah posting ini undangan resmi ...bakecek urang saciok bak ayam sadancing bak basi dan menyambut ramadhan dan lebaran sekian terima kasih bravo sumpur kudus.....

wasalam

Sabtu, 21 Maret 2009

tokoh soempu terkenal



AHMAD SYAFII MAARIF, URANG KAMPUANG KITO!

Fii Prof DR Ahmad Syafii Maarif adalah tokoh nasional berkaliber internasional yang berasal dari Sumpur Kudus, Sawahlunto/Sijunjung, Sumatera Barat. Yek Pii - panggilan akrab masyarakat Sumpur Kudus pada mantan ketua PP Muhammadiyah ini - merupakan tokoh kebanggan masyarakat Sumbar, khususnya Sumpu, nagari kecil tempat ia dilahirkan. Ia dilahirkan di Sumpurkudus, Sumatera Barat, pada 31 Mei 1935.

Menamatkan SD di kampung halamannya, Syafii Maarif kemudian melanjutkan pendidikan ke Mu’limin Lintau, Tanah Datar. Ia juga sempat mengecap pendidikan setara SMP di Yogyakarta dan tamat pada tahun 1950 , sedangkan SMA ia tamatkan pada 1956 di kota yang sama. Selanjutnya, ia terdaftar sebagai mahasiswa FKIP Cokroaminoto, Surakarta (1964), FKIS IKIP Yogyakarta (1968), dan mendapatkan prediket doktoralnya di Universitas Chicago, USA pada 1982.
Buk Pemikiran-pemikirannya terangkum dalam sejumlah buku, antara lain: Mengapa Vietnam Jatuh Seluruhnya ke Tangan Komunis, Yayasan FKIS-IKIP Yogyakarta 1975; Dinamika Islam, Shalahuddin Press, 1984; Islam, Mengapa Tidak?, Shalahuddin Press, 1984; Percik-Percik Pemikiran Iqbal (bersama M. Diponegoro), Shalahuddin Press, 1984 dan Islam dan Masalah Kenegaraan, LP3ES, 1985. Selain itu, ia pun telah menerbitkan autobiografinya, Titik-titik Kisar dalam Perjalanan Hidupku (Gramedia). Sementara, buku Refkelsi 70 Tahun Syafii Maarif adalah sebuah buku yang ditulis oleh dan tentang dirinya.

Keluarga Ayah Muhammad Hafidz ini pernah berperan sebagai Anggota Kelompok Pemikir Masalah Agama Departemen Agama (1984-kini) Guru Besar IKIP Yogyakarta, Dosen Pascasarjana IAIN Yogyakarta, serta tergabung dan menduduki jabatan dalam beberapa organisasi seperti Muhammadiyah (1955-kini), anggota HMI (1957-1968) ;Pengurus HMI Surakarta (1963-1964) ;Pejabat Sementara Ketua Umum PP Muhammadiyah;Ketua Umum PP Muhammadiyah 1999 -2004

Ia menikah dengan Nurkhalifah, yang juga berasal dari Sumpur Kudus, dan dikarunia seorang putra, Muhammad Hafiz.

Safii Setiap kali pulang ke kampung halamannya d Sumpur Kudus, Ahmad Syafii Maarif selalu disambut dengan meriah. Namun, semua itu tak membuatnya pongah. Syafii malah dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan murah senyum. Ya, tokoh ini mungkin menerapkan falsafah ilmu padi, semakin berisi maka ia pun semakin merunduk. Ia adalah urang kampuang kito yang namanya mewangi di pentas pemikiran nasional dan internasional.

Satu pertanyaan yang patut kita renungi adalah, adakah generasi Sumpur Kudus berikutnya yang bisa berkiprah seperti gayek Pii? Kita tunggu!

Rabu, 18 Maret 2009

sumpur kudus kota dalam hutan



Salam urang soempu sadonyo

baa dek ambo sabuik baitu disoempu alah ado sadonyo dari tellekomunikasi sampai aspal penerangan , dan irigasi dan banyak batu baro lubuak pandakian ,,dantiap tahun disinggahi musim buahan yang melimpah dari durian,manggis dln...baitu juga warganya yang agamis tak punya musuh dan pantang ketemu musuh,,,hheheheh,ambo nio manyapo baa kabar urang silantai, unggan, calau mengganti lai sehat sajo?lai paneh hari,,miang,ya,,apolai munkin banyak sarjana baru tamat,,aku berpesan kutitipkan nagari soempu ini buat kalian semoga lebih maju,,, bravo sumpur kudus,,,,,,,

Jumat, 13 Februari 2009

ranah soempur kudus


Ranah Sumpu

dulu urang sumpu sangat terkenal dilingkung wilayah minang kabau tapi kini baa?
dak ado urang mengenalnyo lai rajo adat disumpur kudus seolah olah kini tinggal kenangan tapi selaku putra soempu ambo dak kan pernah malupoan itu